21 Oktober 2008

Berbahagialah bagi pahlawan tanpa tanda jasa alias guru dan dosen, nasib mereka berangsur-angsur bersinar lagi. Panitia Kerja (Panja) Belanja Pusat, Panitia Anggaran DPR telah menyetujui kenaikan gaji guru pada 2009 hingga 100 persen.

Bila pendapatan mereka pada tahun ini maksimal 2,4 juta (gol IV/E bersertifikat), maka 2009 bakal mendapatkan gaji sebesar Rp 5,4 juta. Belum lagi tunjangan khusus bagi guru yang berada di daerah terpencil (gurdacil) yang diperkirakan sebesar Rp 5,1 juta. Jadi, perbulannya mereka bakal mendapat gaji di atas Rp 10 juta, kalau tunjangan gurdacilnya juga disetujui.

"Untuk besaran gaji sudah final. Sedangkan tunjangan khusus gurdacil hingga kini besarannya masih diperdepatkan, tetapi usulannya tetap akan dinaikkan yaitu bagi guru di daerah-daerah pedalaman seperti Papua, Maluku dan Kalimantan," kata anggota Panja asal PDI Perjuangan, Rudianto Tjen kepada PersdaNetwork di Jakarta, Senin (20/10).

Lebih jauh, jelas anggota DPR asal Bangka Belitung ini, untuk gurdacil, bila pada 2008 ini kuotanya hanya untuk 20.000 orang gaji, pada 2009 mendatang akan ditambah 10.000 lagi hingga menjadi 30.000 orang guru.

Kenaikan gaji guru ini telah disepakati oleh seluruh anggota Panja Belanja Pusat dan Departemen Pendidikan Nasional. Disebutkan, gaji terendah yaitu untuk guru pegawai negari sipil (PNS) dengan golongan II/B tidak bersertifikat (0 tahun) yang tadinya mendapat gaji sebesar Rp 1,55 juta, akan mememperoleh gaji bulanan Rp 2,07 juta.

Sedangkan gaji untuk guru PNS tertinggi dengan golongan IV/E bersertifikat (0 tahun) yang saat ini digaji Rp 2,43 juta bakal melonjak menjadi Rp 5,42 juta.

Perubahan pendapatan juga bakal dialami oleh guru tetap non PNS. Bila pengajar PNS mendapatkan kenaikan gaji, maka tunjangan fungsional guru tetap non PNS akan naik, untuk yang non S1 naik dari Rp 200 ribu menjadi Rp 250.000, sedangkan yang S1 naik dari Rp 200 ribu menjadi Rp 300.000.

Untuk dosen PNS golongan III/B belum bersertifikat (0 tahun) yang tahun ini gajinya Rp 1,8 juta akan naik menjadi Rp 2,26 juta per bulan. Sedangkan untuk tingkat guru besar, gajinya bakal melonjak besar dari Rp 5,12 juta menjadi Rp 13,53 juta per bulan. "Gaji tersebut sudah termasuk seluruh pendapatan per bulan (take home pay/THP)," ujar Rudianto.

Anggota Komisi X (bidang pendidikan) asal PAN, Yasin Kara menyatakan, kenaikan gaji guru ini sebenarnya sudah diusulkan selama empat tahun berturut-turut. "Kita sudah mengusulkan sejak 2005 lalu, baru tahun depan dinaikkan. Apakah ini karena akan ada Pemilu atau tidak, yang penting perjuangan meningkatkan kesejahteraan guru bisa terlaksana," kata Yasin saat dihubungi melalui ponsel.

Menurutnya, untuk gaji 2009 ini, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar kurang lebih Rp 50 triliun. Anggaran tersebut akan dimasukkan dalam Undang-Undang APBN 2009 yang rencananya disahkan dalam rapat paripurna DPR tanggal 28 Oktober mendatang.

Selain itu, Sekretaris Fraksi PAN ini juga menandaskan, pemerintah harus terus meningkatkan jumlah guru yang bersertifikat. Guru nantinya akan disertifikasi agar memenuhi standar mutu pendidikan nasional.

Saat ini, dari 2,7 orang guru yang ada di Indonesia, baru hanya 300.000 saja yang tersentifikasi. Untuk meningkatkan mutu pendidikan, jelasnya, tahun 2009 ditargetkan jumlah guru yang tersertifikasi berjumlah 1 juta orang guru. "Lambat laut seluruh guru akan tersertifikasi," kata Yasin.

Informasi besaran kenaikan gaji pokok seluruh PNS 2009 yang dituangkan dalam PP Nomor 8 Tahun 2009 dapat dilihat di sini.

Berita dikutip dari: www.banjarmasinpost.co.id

24 komentar:

  1. Dasar perhitungan itu gaji pokok kan Pak?
    Besar ya.. take home pay-nya...

    Kalau untuk pendidikan secara umum, belum lagi ini ditambah dengan alokasi anggaran bidang pendidikan di APBD Kalsel sebesar 20% itu.

    Tak sampai sebulan lalu, saya pernah tanyakan pada salah satu anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, yg membawahi pendidikan.
    "dengan alokasi anggaran 20% di APBD Kota + alokasi dari Propinsi + APBN, apakah mungkin bahwa di (contohnya-)Banjarbaru pendidikan betul-betul gratis dan betul-betul cepat maju?".

    Jawabanya sih mungkin...
    lha... kalau saya jawab sih harus...
    :)

    BalasHapus
  2. selamat saja untuk pengabdian para guru dalam mencerdaskan bangsa mudah mudahan sisi kesejahteraannya di perhatikan
    salam hormat

    BalasHapus
  3. Selamat buat guru; kalau ya lho.

    BalasHapus
  4. Kabar yang sungguh menggembirakan bagi guru, tapi sayang diumumkan terlalu cepat, sehingga harga lebih dahulu merangkak naik dengan cepat, sedangkan realisasinya seperti biasanya di bulan Maret atau April tahun selanjutnya.
    Sungguh hebat pemerintah untuk menyengsarakan masyarakat dengan janji-janji mensejahterakan.

    BalasHapus
  5. Mudah-mudahan benar dapat direalisasikan ya Pak Syam. Selamat buat semua guru.

    BalasHapus
  6. @Pakacil: Yap, katanya sih dasar perhitungannya gaji pokok. Lumayan besar sih take home pay - nya kalau hal ini benar-benar direalisasikan. Mudah-mudahan saja tidak didahului oleh inflasi.

    @genthokelir:Terima kasih atas ucapan dan doanya, semoga para guru di negeri ini bekerja lebih profesional lagi.

    @Ersis WA: Mudahan "ya" aja dech Pak! udah cape menunggu dan digombalin terus. he..he.hee..

    @ipulborneo: Ya..minimal ada janji lah dulu, daripada janji aja nggak ada! mengenai harga yang lebih dulu naik, saya kira tidak secepat itu dan harga itu juga dipengaruhi banyak faktor ekonomi pasar lain tidak melulu kehendak penjual.

    @suhadinet: Ya, kita sama-sama berdoa mudah-mudahan cepat direalisasikan ya. BTW..kemana aja nih dangsanak-ku dari danau panggang lawas kada ke sini....

    BalasHapus
  7. mudah-mudahan bukan sekadar berita gembira karena menjelang pemilu saja, pak syams.
    tapi tetap harus disyukuri kalau pemerintah memang ada perhatian untuk itu, setelah sekian lama.
    dan mudah-mudahan hal ini tidak lantas memicu kecemburuan dari pihak lain, yang musti dipikirkan juga oleh pemerintah.

    (bagusnya, kalau gaji guru naik, negara kita bakalan gak kesusahan guru lagi dong ya? dan guru juga lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitasnya)

    BalasHapus
  8. Selama ini memang guru menjadi bulan-bulanan, maksudnya gaji bulan ini, untuk bayar utang bulan lalu. Jelas, gaji guru belum memadai. Sudah begitu sering dibohongi para pejabat, diiming2i, diberi janji2. Semoga kali ini bukan itu lagi. Satu saya berharap, pegawai lain jangan terlalu mempermasalahkan kenaikan ini, seperti yg pernah diucapkan Paskah Suzeta... Salam kenal untuk Pak Syam, dari Umar Bakri juga. Hejis

    BalasHapus
  9. Kenapa cuma tenaga guru ya..??
    kalo gaji dah naik berarti Pak Guru harus rajin KErjakan PR nih.. Soal PR nya di ambil di sini.. kerjakan ya..?? Salam Blogger

    BalasHapus
  10. Syams al Ideris24/10/08 01.07

    @Marshmallow: Kami para guru mendengar kabarnya saja sudah sangat gembira apalagi kalau beneran direalisasikan. Ya, memang sudah terbiasa makan janji-janji..hiks.

    @KajianKomunikasi: Benar Pak, bahkan ada pameo "bukan guru namanya kalau tidak punya kreditan".

    @Ifoel: Trims atas PR-nya,

    BalasHapus
  11. Agar manusia Indonesia Semakin pintar.. Karena gurunya semangat ngajar.. :-))

    BalasHapus
  12. selamat atas kenaikan gaji guru. Makin makmur semakin semangat mengajar, semoga.

    BalasHapus
  13. selamat pak gaji guru naik.
    gaji pns staf kaya saya naik jua lah pak??
    berapa persen yuk???

    BalasHapus
  14. ah sy blm yakin 100%, pokoknya tar kalo dah terealisasi baru yakin... kan biasa kalo janji mah... soalnya pemerintah kita kadang setengah hati buat ningkatkan pendididkan. ya kan pa Syam...? kalo emang bener saya kan pilh SBY lagi... kalo benr lo,... kita tunggu aja...

    BalasHapus
  15. Langkah maju dari pemerintah tuk memberdayakan aparatnya. Kira2 apa njamin ya..klo gaji guru naik akan berbanding lurus sm profesionalisme?

    Kemudian, bgmn nasib PNS2 lain yg juga sama2 abdi negara, yg tidak "kebetulan" berprofesi sebagai guru/tenaga pendidik?

    G bermaksud cemburu dengan "rejeki" yg kelak akan diterima guru, tapi Pemerintah perlu berfikir secara "adil, objektif dan rasional"!!!

    BalasHapus
  16. Agar dicermati apakah semua golongan menikmati 100%, kasian bagi guru yang langsung mengalikan gajinya saat ini dengan 100%.

    Berapapun kenaikannya, agar disyukuri, dengan meningkatkan kualitas diri dan kualitas anak didiknya.

    Majulah Indonesia ...

    BalasHapus
  17. alhamdulillah. gaji guru tuh udah 3P penghasilan pas pasan. padahal guru itu punya tanggungan keluarga. anak-anak dan isteri. untuk makan saja udah pas-pasan. apalagi membiayai yang lain, seperti sekolah buat anak-anaknya dan memberikan sesuatu yang layak buat keluarganya. gaji guru jika dibanding dg di negara lain, misal di australia, wah tidak ada apa2apanya. padahal biaya elektronik di sini dan australia sama. guru disana di gaji rata-rata 18 jt rp. di sini saya di gaji 1,5 juta. untuk makan saja pas-pasan. apa lagi mau beli tv atau barang elektronik yang lain misal lap top atau Pc. saat ini guru dituntut agar tdk gaptek. mohon para pemimpin dan petinggi bangsa memperhatikan kesejahteraan guru.

    BalasHapus
  18. syukur kalau memang naik....
    biar guru tidak di hina dan dipandang sebelah mata lagi oleh oknum wali murid yang berduit,yang tidak tahu balas budi karena jasa guru mereka dapat membaca dan berhitung. ayok ....... guru guru dengan meningkatnya ekonomi tingkatkan juga prestasi dan pengetahuannya.

    BalasHapus
  19. Sebaikx pemrnth sgr evaluasi sistem sertifikasi guru jalur portofolio, kalau perlu dianulir saja dan menrapkan sitem lain yg lbh valid. Krn ada guru mata peljrn tertentu yg gampang lulus, tp ada yg sulit lulus, bergantung kpd tim penilaix. Bukti lapangan ada guru yg lulus portofolio tp ternyata tdk lulus rekrutmen guru SBI, sdgkan yg tdk lulus port, malahan lulus rekrutmen guru SBI (merk sama2 ikut tes), jd siapa sebnrnya yg lbh prof ? Intix, penilian portofolio kental dg unsur Subjektifitas penilai.

    BalasHapus
  20. Gaji guru dinaikkan? terima kasih ! Namun, masih ada hal kecil yang secara khusus perlu dipertimbangkan, khususnya bagi guru yang kurang komitmen memajukan pendidikan dan berkinerja rendah terutama guru baru yang diangkat melalui sistem data base. Ternyata banyak yang kurang kompeten! Tolong diawasi lebih ketat agar peserta didik tidak dirugikan.

    BalasHapus
  21. ALHAMDULILLAH KALAU GAJI GURU NAIK SAMPAI 100%. TAPI ITU CUMA ANGIN SURGA MAS. SAYA GURU GOL IIID SUDAH 11 TAHUN MENGAJAR KENAIKAN GAJI YANG DITERIMA APRIL 2009 LUMAYAN SEBESAR RP 292.000 (DUA RATUS SEMBILAN PULUH DUA RIBU RUPIAH.

    BANYAK GURU YANG DISERTIFIKASI YANG KINERJANYA BURUK, SERING BOLOS, KOMPETENSI PAS-PASAN, NAIK PANGKAT KE IVB, KTI PTK DIBUATKAN ORANG LAIN. APA INI PROFESIONAL ALA INDONESIA?

    DI SEKOLAH SWASTA, ADA GURU YANG BARU 2 TAHUN MENGAJAR, SUDAH DISERTIFIKASI. YANG BERTUGAS DI SEKOLAH NEGERI LEBIH DARI 15 TAHUN ADA YANG BELUM DISERTIFIKASI.

    BalasHapus
  22. irzen hawer 11/4/09
    apapun yang kita terima kita harus bersukur
    kalau kita bersukur nikmat akan ditambah Allah

    BalasHapus
  23. gaji guru naik katanya padahal bohong semuanyagak ada yang bener,mana buktinya sekarang sudah mau akhir tahun.Presiden,Wapres,Mendiknas sama DPR janjinya palsu semua.

    BalasHapus
  24. @Anonim: setuju...waktu menulis postingan ini satu tahun lalu, penulis sangat percaya apa kata para "petinggi negeri ini"..tapi sekarang tahun 2009 udah mau habis ternyata semua gombal dan tak lebih janji palsu menjelang pemilu lalu...

    BalasHapus

Terima kasih atas komentar anda.