21 Juli 2008

Perpisahan Angkatan 2008

Tanggal 7 Juni 2008, siswa-siswiku kelas III angkatan 2005 mengadakan perpisahan. Walaupun dilakukan secara sederhana tapi berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan dan keharuan. Siswa yang ditinggalkan dan meninggalkan membacakan sambutan perpisahan dengan linangan air mata. Bahkan siswi kelas III yang membacakan puisi perpisahan sambil menangis.

Saat siswi-siswi membawakan lagu Hymne Guru.


Sambutan Bapak H. Amrani, S.Pd.Kn selaku Kepala Sekolah.

Halal bihalal saling memaafkan dan mohon doa restu.

Demikian kenangan bersama siswa-siswiku tercinta. Semoga kalian dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dan menjadi manusia yang berguna bagi Agama, Bangsa dan Negara. Amin.

05 Juli 2008

Winbox Rasa Ubuntu

Para admin jaringan pasti banyak yang tahu "Winbox" sebagai tool untuk menyetting server bandwidth manager dan router jarak jauh. Tapi sayang sekali winbox adalah file executable yang jalan di Windows. Tapi jangan keburu patah hati pengguna Linux, kita masih dapat menjalankan Winbox di Linux (saya mencobanya di Ubuntu 8.04) dengan menggunakan Wine. Nggak percaya? Nih lihat screenshootnya...


20 Juni 2008

Masih Ada "Makan Siang Gratis" ??


Di zaman materialistis dan individualistis ini kehidupan manusia sudah jauh dari sifat tolong menolong. Segala sesuatu diukur dengan uang dan harus menguntungkan. Ada ungkapan "TIDAK ADA MAKAN SIANG YANG GRATIS" yang artinya segala sesuatu harus ada imbalannya. TAPI!! masih ada yang gratis, bahkan barang dikirim langsung ke rumah kita dari luar negeri. APA ITU? Jawabnya "UBUNTU".


Saya sudah 3 kali memesan keping CD ubuntu, dari versi 7.04, 7.10 hingga 8.04. Bagi anda yang berminat pesan saja CD installer Ubuntu di https://shipit.ubuntu.com/ maka paling lama 100 hari barang akan datang dari markas ubuntu, biasanya dari Netherland. Gratis, bebas biaya ongkos kirim. Aneh ya? masih ada orang yang begitu baik hati.

Apa sih Ubuntu itu? Ubuntu adalah paketan (distro) linux yang merupakan operating system (pengganti Windows) yang sudah dibundel dengan berbagai software penunjang. Jadi selain kernel Linux, ada pula Desktop Manager yang cantik, Open Office yang gress, Gimp untuk editing grafis, RythmBox untuk multimedia, Firefox untuk browsing, Pidgin untuk yang gemar chatting.
Bila masih kurang kita bisa menambah instalan program di Ubuntu dengan mudah setelah kita mempunyai DVD repository (Sumber Update yang dikemas dalam DVD) atau repository dari internet. Tinggal klik maka ribuan software akan tersedia.

Dari segi ekonomis, jelas Ubuntu (dan distro Linux yang free lainnya) pilihan lebih baik dari pada Windows dan dedengkotnya. Bayangkan, beli WIndows Vista 1,5Jt, MS Office 2007, 2Jt, Adobe Photoshop CS2 4,5 Jt, dan seterusnya yang setelah ditotal ternyata lebih mahal daripada komputernya sendiri (Dekstop 3-4 Jtan).

Dari segi sekuriti jelas lebih andal, virus dan segala jenisnya hampir-hampir tidak ada yang menyerang Linux. Jadi jangan khawatir mencolokkan flashdisk teman yang ada virus dari Windows ke Komputer/Laptop Ubuntu (dan distro Linux lainnya).

Masalah hang akibat banyaknya bugs di Windows sangat jarang ditemui di Linux. Ada jutaan server Linux yang hidup 24jam-7hari seminggu-30 hari sebulan- selama bertahun-tahun tanpa perlu restart. Kalau pun ada celah keamanan atau bugs di Linux maka dalam hitunga hari bahkan dalam hitungan jam sudah ada perbaikannya updatenya. Kenapa, karena adanya komunitas programmer,hackers, tester, dan user Linux yang siap dan terkoordinasi terus menerus mengembangkan Linux.

Yang paling utama, Kode program (Source Code) Linux terbuka untuk dipelajari. Kita bebas mendownload, mencopy, mempelajari, mengubah agar lebih baik lagi. Bandingkan dengan source code Windows yang tertutup oleh hak cipta Bill Gates forever.

Hayoo...pilih mana? Open your mine, be smart, think free, get Linux, use Ubuntu !!!!!

16 Juni 2008

Merdekaaaaa !!!!



Akhirnya, hari ini tanggal 16 Juni 2008 Pukul 15.00 Wita saya menyatakan kemerdekaan dari penggunaan software dari Microsoft. Laptop Acer 4520 sudah berhasil didetek seluruh hardwarenya oleh Ubuntu Hardy Heron dan printer tua Canon Pixma IP1000 kesayangan saya telah berhasil diinstall drivernya. Mulai sekarang saya menyatakan akan menggunakan software free dan open source setiap saya bekerja. Mudahan tetap bertahan. Amin.

Untuk toturial atau cara install Ubuntu, hardware VGA, Wireless, Printer di Ubuntu akan saya bahas pada lain waktu.

20 Mei 2008

Mengamankan Wireless Access Point



Pengunaan jaringan wireless semakin menjamur. Di mana-mana dapat kita lihat bertebaran tower wireless access point. Tapi penggunaan jaringan wireless memberikan dampak negatif, yakni terbukanya jaringan untuk bisa diakses semua orang yang berada di area cakupan sinyal wireless kita. Bagaimanakah cara mengamankan access point agar bandwidth tidak bocor ketangan orang yang tidak berhak? 


Access Point (AP) seumpama hub atau switch pada jaringan kabel LAN. Fungsinya untuk menghubungkan banyak client dengan topologi jaringan tipe star. Artinya kita membantuk jaringa komputer dari banyak client yang menggunakan radio yang dihubungkan dengan satu atau lebih AP.

Pembicaraan kita kali ini dengan asumsi kita akan membagi jaringan internet (misalnya dari Speedy) lewat jaringan wireless hanya untuk client tertentu saja. Jadi kita harus mengusahakan agar client yang tidak berhak tidak dapat mengakses jaringan wireless kita.

Ada dua pendekantan yang bisa digunakan, yakni:
1. menggunakan sistem login ticket.
2. melakukan blocking client wireless.

Pendekatan pertama sering digunakan di area hotpsot berbayar atau sistem tiket. Client yang ingin konek ke internet (misal membawa laptop yang ada wirelessnya) harus membeli semacam tiket yang berisi username dan password. Setelah itu baru bisa konek sesuai waktu yang disediakan. Cara ini mudah dan praktis kalau ingin membuat hotspot yang clientnya tidak tetap atau berubah-ubah sesuai kebutuhan. Kelemahannya sistem ini mudah dihacking dengan wardriving menggunakan berbagai macam tool untuk membuka jaringan wireless.

Pembahasan kita difokuskan pada pendekatan kedua, yakni blocking ditingkat client. Misalnya kita akan membuat ISP kecil-kecilan dengan berlangganan Speedy Unlimited terus disharing lewat jaringan wireless ke client-client yang telah terdaftar. Skema jaringan sebagai berikut:


Teknik mengamankan AP agar dapat konek hanya oleh client tertentu saja adalah:
1. Sembunyikan SSID
2. Gunakan nama SSID yang acak dan panjang
3. Gunakan Enkripsi
4. MAC Address Filter
5. ubah Mac Default
6. Gunakan IP Statik dan Range IP  tertentu
7. Isolasikan Client
8. Kunci settingan radio client dengan password

Caranya:
1. Sembunyikan SSID (Hide SSID)
SSID adalah nama jaringa yang di broadcast oleh AP dan client agar dapat saling konek. Artinya hanya client yang mengatahui atau mempunyai SSID yang sama dengan AP saja yang dapat konek ke jaringan. Jadi, agar hanya client yang terdaftar saja bisa konek maka kita harus menghidden SSID dari AP.  Caranya dengan mengubah settingan di AP yang bisa diakses lewat web. Misal untuk AP Linksys WRT54GL yang udah diupgrade firmwarenya pakai DD-WRT maka setingan hide SSID bisa ditemukan di menu "Wireless" => "Basic Setting" trus disable "Wireless SSID Broadcast". Untuk AP merk lainnya lainnya maka cara mengubahnya intinya sama saja. Jika SSID kita hidden maka jaringan kita di tool wireless client tidak akan muncul atau terbaca. Memang ada sih tool untuk memecahkan SSID tapi tool ini jalan di Linux dan harus menggunakan chipset wireless tertentu yang built in di motherboard. Tapi langkah ini merupakan pertahanan pertama yang sangat efektif untuk mencegah kalangan pemula dan menengah agar tidak bisa seenaknya konek ke jaringan kita.



2. Gunakan nama SSID yang Acak dan Panjang
SSID atau Service set identifier merupakan nama pengenal network yang panjangnya maksimal 32 karakter yang dapat terdiri dari a-z, A-Z, 0-9, tanda baca dan laiin karakter. Agar sekuriti jaringan kita maksimal - setelah dihidden - selanjutnya buatlah nama SSID sepanjang 32 karakter acak. Untuk mendapatkan karakter acak bisa masuk ke http://www.random.org/strings. misal: SSID kita buat "speednet_8vb01F1UZDbtRglFcDCcvj" . Artinya jaringan ISP kita namakan Speednet (sekedar nama aja) trus kita tambah karakter acak sampai sejumlah 32 buah yang terdiri dari huruf dan angka. Hal ini untuk mencegah hacking jaringan menggunakan tool yang mencoba memecahkan kombinasi SSID kita. Bayangkan 62 pangkat 32 berarti ada 10 pangkat 57 kombinasi.

3. Gunakan Enkripsi
Setiap AP saat ini telah dilengkapi dengan teknik enkripsi (mengacak data) jaringan yang canggih. Mulia dari WEP yang sederhana sampai dengan WPA yang canggih. Untuk lebih aman gunakan WPA dengan key 64 karakter. Memang AP modern saat ini, selain WEP dan WPA masih ada menyediakan jenis enkripsi lain. Tapi harus diingat, tidak semua radio client dapat mendukung teknik enkripsi terbaru. Menurut pengalaman kami, WPA telah tersedia di radio client dari harga 400 ribuan sampai yang mahal-mahal. Kembali diingat, gunakan key yang maksimum (64 karakter) dan harus terdiri dari huruf dan angkan acak. misalnya:
 " Y0SgVsDNwrlDVV5G5JYcan2JaMnEabVKkyHHB6pEk4xCpTBIP3rfHNpHgvOiVaZx ". Tapi ingat kita harus mencatat SSID acak dan key acak ini karena tidak mungkin menghafalnya.

4. Filter Mac Address
Setelah client memakai SSID dan Key enkripsi yang sama dengan AP, maka teknik pertahanan kita selanjutnya menggunakan filter mac address client. Bila fitur ini kita aktifkan di AP maka hanya client yang terdaftar macnya saja yang bisa konek di AP kita. Untuk itu cari AP yang menyediakan tabel filter yang jumlahnya sesuai kebutuhan kita. Misalnya Linksys WRT54Gl dengan DD-WRT firmware, menyediakan tabel filter sejumlah 128 buah. Kalau Senao AP biasanya sekitar 20 buah filter saja.


5. Ubah MAC Address Default
Biasanya Mac Address default bawaan pabrik bisa diubah. MAC memiliki macam-macam awalan tergantung pabrikan yang memproduksi. Misal radio merk Senao menggunakan awalan MAC yakni 00:02:6F:xx:xx:xx dan sebagainya. Karena kunci agar kita membedakan client cuma IP dan MAC maka kita harus mengubah MAC default client dengan mac lain yang jarang digunakan. Misalnya kita ubah menjadi 00:40:01:xx:xx:xx yang berasal dari tipe pabrik Zyxsel yang jarang dipakai di Indonesia. Guna lainnya untuk keseragaman, misal kita site survey ternyata ada mac yang selain kelompok tadi berarti jelas dia radio yang tidak terdaftar mencoba masuk.

6. Gunakan IP Statik dan Range IP  tertentu
Setelah radio client di set SSID dan Key Enkripsi yang sama dengan AP, syarat lain bisa konek adalah menggunakan IP yang valid dan tidak konflik dengan IP yang ada. Memang ada cara praktis dan simpel, yakni menggunakan DHCP Server agar setiap client otomatis mendapatkan IP yang tersedia. Tapi cara ini bermasalah jika masing-masing client mendapatkan jatah kecepatan / bandwith yang berbeda-beda. Kunci pembeda bandwith manager hanya berdasarkan MAC atau IP, jadi sebaiknya gunakan IP statik dengan cara nonaktifkan DHCP server. Selanjutnya gunakan range IP untuk client yang beda dari biasanya. Range IP yang umum (entah kenapa selalu dipakai di buku panduan wireless) adalah 192.168.x.x. Coba kita gunakan range IP 10.20.30.x dengan x sebanyak jumlah client. misal untuk client 32 orang kita gunakan 1 range IP dari 10.20.30.101 - 10.20.30.132. Hindari range dari 10.20.30.1 - 10.20.30.32 karena terlalu umum dan mudah ditebak. atau gunakan ip yang acak jangan dalam range tertentu. Terserah kreasi anda. Tapi ingat, IP yang kita gunakan harus bersifat private artinya hanya berlaku di dalam network kita saja dan harus di "nat" di dalam router.

7. Isolasi Client
Kekacauan jaringan selain dari luar bisa juga disebabkan dari client kita sendiri. Misalnya kita telah membagi bandwidth yang berbeda untuk macam-macam client sesuai IP address mereka. Akibatnya client mencoba mengubah IP mereka sendiri untuk mendapatkan bandwidht yang lebih besar. Bisa dengan coba-coba atau mereka menggunakan tool IP Scanning yang canggih. Tanda terjadinya kekacauan ini adalah timbulnya "IP Address Conflict". Untuk mencegahnya kita harus mengisolasi client, artinya sesama client tidak bisa saling scan IP. Bagi yang menggunakan AP merk Linksys WRT54Gl dengan DD-WRT maka bisa diaktifkan "AP Isolation" di menu: "Wireless" => "Advanced Settings". Untuk AP merk lain coba cari sendiri, kalau belum ada coba upgrade firmware AP tsb. Kalau masih belum ada ya terpaksa mencari AP merk lain yang menyediakan fasilitas ini.

8. Kunci Settingan Radio Client dengan Password
Kami pernah mengalami kebobolan jaringan wireless yang disebabkan adanya kerjasama pembobol dengan orang dalam (client). Modus nya, pembobol mendapatkan SSID dan key serta mac dan IP yang valid dari client. Hal ini terjadi karena settingan radio client tidak dikunci sehingga bisa dlilihat. Untuk mencegahnya maka ubah password radio client dari default ke passwrod yang hanya diketahui oleh teknisi.

TIPS:
1. Jangan lupa membuat catatan yang lengkap tentang data-data radio client. Misalnya nama client, merk radio, password setingan, MAC address, IP Address dan lainnya. Kalau dokumentasi kita jelek, maka akan terjadi masalah, misal lupa password masuk untuk menyeting radio client, kan bisa berabe dan harus di hard reset alias naik ke tiang radio.
2. Sering-sering site survey radio client
3. Sering-sering site survey AP di sekeliling kita.
4. Untuk aman dan mudahnya, masukan file settingan SSID, Key, MAC, IP kedalam file CD Room. Jangan flashdisk karena jika kita colokan di komp client ada kemungkinan terkena virus. Dan tentu saja CD room ini harus kita amankan dan rahasiakan. Karena jika bocor, maka butuh waktu berminggu-minggu untuk mengubah setingan dari AP hingga keliling mengubah setingan radio client (terkadang harus naik tower client karena radionya ngadat menolak di reset). he.he.he....

Itu saja saran dari saya semoga bermanfaat...kalau ada kritik dan saran atau tambahan bisa langsung dikommen aja. Semoga Tetap Aman AP-nya.

04 Januari 2008

Pariwisata di HSS

Di bumi Antaludin Kabupaten Hulu Sungai Selatan terdapat beraneka ragam obyek wisata, seperti obyek wisata air panas Tanuhi, air terjun Haratai, air terjun Hanai, goa Berangin Malutu, Goa Mandala, gunung Kentawan, Goa batu Bini, Kalang Hadangan, situs amuk Hantarukung, rumah bersejarah Durian Rabung, rumah Banjar Bumbungan Tinggi, Benteng Madang, pemaningan ikan, Mesjid baangkat, dan lain-lain. Pada masa-masa tertentu dan telah menjadi tradisi rakyat dilaksanakan kegiatan yang mampu menghasilkan gaya magnet untuk menarik wsnu dan wisman serta masyarakat sekitar, seperti aruh ganal, lomba perahu tradisional, begasing, layang-layang hias, layang-layang dandang, bagarakan sahun, malam takbiran, dan arung jeram.



Obyek-obyek wisata dan event tahunan tersebut terhampar pada sebelas kecamatan yang terdapat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, diantaranya ada yang terletak di pegunungan, di daratan, di rawa, dan di sungai. Semua obyek wisata dan event tahunan yang berada di bumi Antaludin ini merupakan anugerah Allah Yang Maha Kaya, Tuhan sekalian alam yang teramat besar manfaatnya bagi kesejahteraan manusia jika dibina dan dikelola secara profesional.
Informasi tentang keberadaan dan kondisi obyek-obyek wisata dan event tahunan ini akan kami sajikan dengan rangkaian kata yang sederhana. Kedepan, buku informasi wisata ini akan selalu disempurnakan dan ditulis dalam dua bahasa (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris) seiring dengan kebutuhan dan dinamika pembangunan kepariwisataan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada sapta pesona.


Loksado terletak kurang lebih 40 Km di sebelah timur Kandangan, di kawasan Pegunungan Meratus merupakan wilayah yang menjadi tempat tinggal sisa-sisa masyarakat/orang banjar (orang dayak) yang sebagian besar masih menganut Kepercayaan animisme. Di sekitar Loksado terdapat sejumlah Desa yang dihuni oleh orang Dayak. Mereka tinggal di rumah panjang (Balai) yang merupakan rumah tradisional orang Dayak di wilayah ini. Kemajuan peradapan akibat dari arus informasi yang mengglobal menyebabkan orang-orang Dayak Loksado yang dulunya tinggal di Balai saat ini sebagian kecil sudah memiliki rumah sendiri sebagaimana kebanyakan rumah-rumah di pedalaman lainnya. Sehingga Balai digunakan mereka untuk melaksanakan Aruh Ganal.



Loksado merupakan desa pasar yang cukup penting bagi wilayah sekitarnya. Desa ini merupakan satu-satunya tempat yang masih bisa dicapai dengan mobil. Tempat ini merupakan titik awal bagi wisatawan untuk memulai trekking jika ingin mengeksplorasi wilayah ini.



Kurang lebih 8 Km sebelum Loksado terdapat sebuah desa yang memiliki sumber air panas bernama Air Panas Tanuhi. Di tempat ini telah dibangun cottage dengan arsitektur yang unik yang dilengkapi dengan kolam renang, kolam air panas berendam, kolam air panas gelembung, cafeteria, kantor pengelola, jalan dan jembatan, sanitasi dan loket pos jaga (security), lapangan tenis, tempat santai/istirahat, 10 buah cottage yang mampu menampung 20 orang wisatawan, lanscafe Area. Apabila kita berada di lokasi ini, maka kita akan banyak memperoleh keunggulan, karena disamping menikmati air panas, berenang, berolah raga, juga dengan leluasa dapat memandang alam Loksado yang dikelilingi dengan pegunungan. Di sini pikiran kita jadi jernih, hati kita terasa damai dan tubuh kita terasa nyaman. Oleh karena itu ayo kita tamasya ke Air Panas Tanuhi.



Obyek wisata ini terletak di desa Telaga Bidadari Kecamatan Sungai Raya dengan jarak kurang lebih 8 Km dari kota Kandangan yang dapat ditelusuri dengan mobil. Apabila kita jalan-jalan ke desa Telaga Bidadari kita akan menemukan sumur tua yang tidak akan kering walapun kemarau panjang yang disebut orang Telaga Bidadari.



Telaga ini berukuran 3 x 2 M dengan kedalaman 2 meter, terletak di kawasan tanah pematang yang diteduhi pepohonan. Disepanjang jalan menuju Telaga Bidadari terdapat berbagai macam home industri yang memproduksi ku kering, dodol, kuaci bigi waluh dan ketupat Kandangan. Cerita tentang Telaga Bidadari yang lebih terurai dapat dibaca pada buku Legenda Telaga Bidadari.



Jika anda jalan-jalan ke kecamatan Padang Batung sebalah utara akan bertemu dengan sebuah desa yang bernama Madang dengan dataran cukup tinggi menyerupai sebuah gunung. Dataran tinggi tersebut kemudian di tata dan dibuat oleh Tumenggung Antaluddin atas permintaan dari Pangeran Hidayatullah dan Demang Lehman kemudian dijadikan benteng pertahanan pasukan Pangeran Hidayatullah dan Demang Lehman dalam menghadapi serangan serdadu Belanda.
Tercatat ada lima kali serangan yang dilakukan oleh serdadu belanda dan semuanya dapat dikalahkan oleh pasukan Pangeran Hadayatullah dan Demang Lehman. Serangan-serangan serdadu Baelanda dilakukan pada tanggal 3,4,13,18 dan 22 september 1860. Pada serangan yang keempat tanggal 18 September 1860, pasukan infantry serdadu bgelanda yang dipimpin oleh Kapten Koch dihajar habis-habisan oleh pasukan Pangeran Hidayatullah dan Demang lehman, sehingga banyak serdadu Belanda yang tewas termasuk Kapten Koch.
Saat ini Benteng Madang telah ditata dan direnovasi oleh Pemda HSS dengan anak tangga lebih dari 400 buah dan dapat dijelajahi dengan menggunakan mobil dengan jarak ± 8 Km dari Kota Kandangan.



Jika anda ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan, jangan lupa ke desa Hantarukung yang jaraknya ± 7 Km dari kota Kandangan dengan kondisi jalan yang cukup baik (beraspal).
Pada tanggal 18 September 1899 telah terjadi pemberontakan Amuk Hantarukung yang dipelopori oleh Bukhari, Landuk dan Matamin guna menjunjung titah Sultan Muhammad Seman putera Pangeran Antasari dengan semboyan “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing”. Rakyat Hantarukung tidak bersedia lagi mengerjaka penggalian “garis” Amandit-negara yang diperintahkan oleh Kolonial belanda. Dalam peristiwa ini telah terbunuh Mr. Controler Domes dan Adspranti Wehonleshen serta seorang anak emasnya.
Kejadian terbunuhnya Controler dan Adspirant tersebut segera sampai kepada pejabat Belanda di Kandangan. Pejabat Belanda itu itu sangat marah dan pada tanggal 19 September sekitar pukul 13.00 siang pasukan Belanda datang untuk mengadakan pembalasan dan terjadilah pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan penduduk yang di pelopori oleh bukhari, Landuk dan H. Matamin
Peristiwa ini berlanjut dengan terjadinya pembersihan secara kejam oleh pasukan Belanda terhadap penduduk di Desa hantarukung, Hamparaya, Ulin, Wasah Hilir dan Simpur.
Pada pertempuran tersebut telah gugur sebagai kusuma bangsa dan insya Allah Syahid disisi Allah yakni Bukhari, H.Matamin, Landuk dan Pangeran Yuya. Selain mereka ada juga yang ditangkap oleh Belanda sebanyak 23 orang, diantaranya ada yang mati dalam penjara, ada yang mati digantung dan ada yang dibuang ke luar daerah. Mereka yang mati digantung dikuburkan dipekuburan “Bawah Tandui” di Desa Hantarukung dan dipekuburan “Telaga Gajah” di Desa Amparaya Kecamatan simpur.



Makam Tumpang Talu terletak di Kampung Parincahan Kecamatan Kandangan, berjarak sekitar 1 Km dari pusat kota Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Makam ini adalah makam tiga orang pejuang yakni Bukhari, Landuk dan H.Matamin dalam satu lubang yang gugur pada peristiwa pemberontakan Amuk Hantarukung tanggal 19 September 1899.



Rumah bersejarah ini terletak di desa Durian Rabung Kecamatan Padang Batung, berjarak sekitar 8 Km dari kota Kandangan. Rumah ini milik H.Abdul Kadir yang digunakan sebagai tempat Rapat Pimpinan Markas Besar ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Kadang-kadang Bapak Gerilya Kalimantan Brigjen H. Hassan Basry beristirahat di rumah ini.
Kondisi rumah besejarah ini sukup memprihatinkan dan secara bertahap telah direnovasi baik oleh Pemda Hulu Sungai Selatan maupun Pemda Propinsi Kalimantan Selatan tanpa merubah bentuk dantata ruang. Di halaman bagian depan rumah bersejarah ini telah dibangun Tugu Peringatan peristiwa Rapat Pimpinan markas Besar ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan.



Jika anda berwisata ke bumi antaludin, maka mampirlah di makam Al Allamah Syekh H. Sa’dudin (H.M Thayib) di Taniran Kecamatan angkinang yang jaraknya ± 8 km dari kota Kandangan. Beliau merupakan buyut dari pengarang kitab Sabilal Muhtadin, Datu Kelampayan Syekh Maulana H.Muhammad Arsyad Al Banjari. Beliau termasuk sala seorang wali Allah SWT yang sepanjang hidupnya digunakan untuk da’wah agama Islam guna menegakkan kalimat Tauhid agar manusia selamat dunia dan akhirat. Untuk lebih jelasnya mengenai keadaan beliau dimasa hidupnya dapat dipelajari melalui biografi atau manakib beliau.
Makam/kubah Datu Taniran ini merupakan makam yang paling sering dan banyak dikunjungi orang, jika dibandingkan dengan makam/kubah lainya yang terdapat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.



Al Allamah Syekh H. Akhmad (Datu Akhmad) bin H. M. As’ad bin Syarifah binti Syekh Maulana H. Muhammad Arsyad Al Banjari merupakan ulama yang selama hidupnya mengabdikan diri kepada allah SWT yakni menegakkan dan menyebarkan agama Islam. Beliau mengajarkan Al Qur’an dan Ilmu Tauhid di Desa Balimau Kecamatan Kalumpang Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang letaknya pada daerah perairan yang diapit oleh sungan Balimau dan padang hutan persawahan.
Ibunya bernama Hamidah penduduk asli Desa Balimau, adapun kakak Datu Akhmad yaitu:
a. Al Allamah Syekh H. Abu Thalhah, meninggal dan di makamkan di Kutai, Kalimantan Timur
b. Al Allamah Syekh H. Abdul Hamid, meninggal dan di makamkan di Sampit, Kalimantan Tengah
c. Al Allamah Syekh H. M. Arsyad, meninggal dan di makamkan di Pagatan, Kalimantan Selatan
Sedangkan adik datu Akhmad yakni Al Allamah Syekh H. M. Thayyib (H.Sa’dudin), meninggal dan di makamkan di Taniran, Kecamatan Angkinan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, propinsi Kalimantan Selatan.
Al Allamah Syekh H. Akhmad, diperkirakan meninggal pada abad ke-18 dan dan di makamkan di Pematang Darat komplek kuburan umum. Tatkala akan diadakan haulan, maka pada suatu malam cucu beliau bernama H. Suleman Kuderi di Amuntai, bermimpi bahwa Datu Akhmad merasa kepanasan dan minta dipindahkanmakamnya ke tempat lain, setelah itu sang cucu Shalat sunat dua rakaat untuk meminta petunjuk Allah SWT, kemudian diperiksa di atas kuburan/makam ternyata terdapat tanda putih. Selanjutnya digalilah kuburan/makam tersebut, ternyata jasad/tubuhnya tetap utuh seperti semula. Kemudian kuburannya/makamnya dipindahkan ke Desa Balimau sekitar 40 m dari jalan raya Balimau berseberangan dengan Mesjid dan jauhnya ± 15 km dari kota Kandangan.
Pada tahun 1915 di atas makam itu dibangun kubah dengan ukuran 4 x 8 m. Saat ini makam tersebut sering dan banyak diziarahi ummat Islam, baik berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan maupun luar Kabupaten Hulu Sungai Selatan, terutama pada tanggal 17 Rabiul Awal saat haulan dilaksanan yang dipimpin oleh Al Allamah al arifbillah K. H. Muhammad Zaini Gani guru sekumpul Martapura Kalimantan Selatan.



Mesjid Su’ada atau Mesjid baangkat didirikan oleh Al Allamah Syekh H. Abbas dan Al Allamah Syekh H. Said bin Al Allamah Syekh H. Sa’dudin pada tanggal 28 Zulhijjah 1328 H bersamaan dengan tahun 1908 M yang terletak di desa Wasah Hilir Kecamatan Simpur yang jaraknya ± 7 km dari kota Kandangan. Mesjid ini didirikan di atas tanah wakaf milik Mirun bin Udin dan Asmail bin Abdullah seluas 1047,25 m persegi.
Bentuk bangunan induk mesjid su’ada yakni persegi empat, bertingkat tiga, mempunyai loteng menutup gawang/puncah dan petala/petaka yang megah. Semua itu memunyai makna tertentu sebagai berikut:
a. Tingkat pertama mengandung makna Syariat
b. Tingkat kedua mengandung makna Thariqat
c. Tingkat ketiga mengandung makna Hakikat
d. Loteng mengandung makna Ma’rifat
e. Petala/petaka yang megah berkilauan yang dihiasi oleh cabang-cabang yang sdang berbunga dan berbuah melambangkan kesempurnaan Ma’rifat
Banyak peristiwa yang terjadi seolah-olah aneh, tidak rasional tapi nyata ketika akan dan sedang dalam pembangunan Mesjid tersebut, seperti angina topan bertiup luar biasa keras dan derasnya yang menyebabkan sebatang pohon asam yang besar telah condong sekali akan minmpa rumah Al Allamah Syekh H. M. Said (pendiri Mesjid Su’ada). Dilihat kejadian ini, Al Allamah tersebut mendekati pohon tersebut dan mendorongnya dengan berlawanan arah, maka dengan pertolongan Allah SWT angin topan yang dahsyat itu berbalik arah sehingga pohon asam ini tumbang dan selamatlah ulama tersebut.
Kejadian lain yakni salah satu tiang utama Mesjid kurang panjang ± 10 cm, sehingga mengalami kesulitan untuk pendirian bangunan Mesjid. Dengan izin Allah, keesokkan harinya tiang tersebut menjadi bertambah panjang sesuai kebutuhan. Peristiwa lainnya, yakni ditengah perjalanan antara Kalumpang dan Negara, rombongan Al Allamah Syekh H. M. Said kehabisan ikan untuk makan, tiba-tiba seekor ikan besar melompat ke perahu mereka dan akhirnya mereka mempunyai ikan untuk makan bersama. Kejadian lainnya yakni rombongan tersebut pada malam hari di perahu tidak bisa tidur karena kenyamukan, tiba-tiba dengan pertolongan Allah SWT, ternyata nyamuk tersebut menghilang, sehingga rombongan Al Allamah Syekh H. M. Said dapat tidur.

Wisata Budaya



Melalui intervieu berstruktur dengan pengurus PERMADA (Persatuan Masyarakat Dayak) Loksado dib alai Informasi (sekretarian PERMADA) diperoleh informasi bahwa ada tiga kalai aruh ganal yang dilaksanakan oleh masing-masing balai di atas pada setiap tahun. Aruh ganal tersebut dilaksanakan pada malam hari yaitu:
1. Aruh Basambu
Aruh ganal ini biasanya dilaksanakan pada bulan Februari, yakni ketika orang dayak selesai melaksanakan tanam padi (behuma / menugal).
2. Aruh Bawanang Lalaya
Aruh ganal ini biasanya dilaksanakan pada bulan Juni, yakni ketika masyarakat dayak melaksanakan panen padi.
3. Aruh Bawang Banih Halin
Aruh ganal ini biasanya dilaksanakan pada bulan September. Aruh ini merupakan aruh penutup karena masarakat dayak Loksado telah selesai melaksanakan panen padi.



Acara aruh ganal diisi dengan berbagai tarian adat yang lamanya antara 3 sampai 9 hari. Tarian adat yang disajikan pada aruh ganal tersebut seperti Batandik, tari Kanjar dan tari Bangsai. Perlengkapan yang dipergunakan pada tari batandik yakni sarung, ikat pinggang kain putih, gelang hiayang, laung, gendang, manyan, kapur, baju dan celana. Pada tari kanjar perlengkapan yang diperguanakan yakni baju lengan panjang, ikat pinggang kuning, laung dan celana, sedangkan pada tari bangsai dengan penarinya khusus wanita menggunakan baju kebaya, kakamban, dan tapih bahalai.

Kegiatan tradisional yang dimiliki oleh orang dayak Loksado yang masih akses sampai sekarang yakni:
1. Naik dari manau (bersifat ghaib)
2. Tari kurung-kurung
3. Basambui (orang sakit diobati secara kebathinan)
4. Sumbiyang (membuat orang jadi sakit kemudian disembuhkan).

Sekian dahulu informasi wisata di Kandangan, semoga di lain kesempatan informasi ini dapat di update dengan info terbaru.

Sumber: Dinas Pariwisata dan Budaya kabupaten Hulu Sungai Selatan.

24 Desember 2007

Suka Duka Mengajar di Daerah Terpencil

Saya bertugas mengajar di daerah rawa yang termasuk kategori sangat terpencil di kabupaten Hulu Sungai Selatan. Nama tempat ini adalah Bajayau. Di Bajayau semua tempat terdiri dari lahan rawa yang sangat luas membentang dari Amuntai, Kandangan, Rantau, Martapura hingga Marabahan dan Muara Teweh. Siswa di tempat saya ini, kalau pergi ke sekolah semuanya harus naik kelotok yang merupakan kendaraan air satu-satunya yang dapat mengantarkan mereka ke sekolah. Segi positifnya mereka naik kelotok ini, tidak ada istilah siswa pulang lebih dulu, karena kalau pulang harus sama-sama di kelotok ini. Segi negatifnya, kalau pas kelotoknya mengalami kerusakan, ya....semua siswa di kelotok tersebut tidak dapat hadir ke sekolah.

Perjalanan ke tempat tugas saya, dimulai dari ibukota kabupaten, yakni kota Kandangan. Dari Kandangan biasanya saya naik sepeda motor sejauh 35 Km ke Nagara, ibukota kecamatan yang masih dapat dijangkau angkutan darat. Untuk sampai di Bajayau, saya harus naik kelotok lagi selama 1,5 jam menyusuri sungai Nagara ke arah Hilir. Nagara merupakan kota industri yang lumayan maju. Penduduknya sebagian besar hidup dari usaha kerajinan logam dan berdagang. Jangan heran jika anda pergi ke Nagara, anda akan mendengarkan denting suara logam yang ditempa di setiap sudut kota. Bahkan ada humor segar: "Andaikata ada pesawat terbang yang jatuh di Nagara, maka KNKT tidak akan dapat menemukan bangkai pesawat tersebut..? Karena telah habis diambil dan diolah oleh pengrajin logam menjadi berbagai peralatan seperti wajan, panci, dan lain-lain.".

Perjalanan dari Nagara sampai ke Bajayau menyusuri sungai ke arah hilir naik kelotok 1,5 jam mempunyai arti tersendiri. Di kelotok ini berkumpul semua PNS yang senasib seperjuangan di 'garis depan'. Guru, bidan, dokter, perawat, dan lain-lain memenuhi kelotok yang kecil. Akibatnya setelah ruang bawah penuh, ya...terpaksa deh kami duduk di atas atap kelotok sambil bercerita mengenai perjuangan di 'garis depan'. Oleh sebab itu, para PNS di sini menjadi akrab, saling mengenal, karena selalu bertemu jika akan berangkat ke tempat tugas. Mungkin rasa senasib sepenanggungan 'di garis depan' ini lah yang membedakan dengan PNS di kota yang kadang saling acuh tak acuh karena jarang bertemu.

Sepanjang perjalanan, kami seolah melihat gambaran kehidupan masyakat yang lengkap. Dari kota terlihat masyarakat yang maju, canggih, individualistik. Terus ke 'garis depan' kami mendapati masyarakat yang masih terbelakang, sederhana tapi penuh kekeluargaan. Rumah mereka terletak di tepi sungai, tanpa listrik, tanpa air ledeng, tanpa TV. Kemana-mana naik kelotok. Sungguh kehidupan yang masih belum terjangkau gegap gempita pembangunan. Tapi mereka tidak mengeluh, terus berusaha sendiri, tidak demo, tidak mengajukan 'class action' kepada pemerintah, kenapa daerahnya belum terjangkau pembangunan.

Setelah sampai di tempat tugas, SMP Negeri 2 Daha Selatan hilanglah segala penat dan letih di perjalanan. Tempat ini seolah menjadi tempat yang mengasyikkan. Sekeliling bangunannya di atas air rawa yang dipenuhi berbagai macam ikan. Di sini tidak ada polusi dan udaranya masih segar. Lingkungannya tenang tanpa suara bising kendaraan bermotor seperti di kota besar. Siswa-siswanya sangat penurut pada guru. Yaah..mungkin karena belum banyak terpengaruh 'tayangan buruk' di televisi sehingga mereka sangat menghormati guru.

Jangan anda berfikir, bagaimana kami melakukan upacara bendera, apa berdiri di atas air? Tidak, kami memiliki lapangan luas yang dibangun di atas air tepat di tengah-tengah bangunan sekolah. Lihat saja siswa-siswi kami, keren kan? tidak kalah penampilannya dengan di kota. Oh, ya sepatu yang mereka pakai seragam, merupakan bantuan dari Bank BPD Kalsel cabang Kandangan yang sangat penduli dengan pendidikan. Kalau topi yang mereka pakai merupakan bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten HSS. Kemudian lambang dan emblem merupakan swadaya sekolah yang dibeli dari dana BOS. Sekedar di ketahui, siswa-siswi kami kebanyakan dari masyarakat miskin. Jangankan untuk membeli sepatu, untuk makan saja mereka masih kesulitan. Jadi Bapak kepala sekolah harus memutar otak bagaimana supaya seragam sekolah lengkap seperti di kota.

Tapi Bapak dan Ibu Guru di SMPN 2 Daha Selatan sudah canggih lho. Lihat saja, di samping ini Bapak Wakasek yang lagi mengajar. Ada 2 laptop di depan beliau sehingga kalau menjelaskan materi pelajaran bisa ditayangkan di dinding memakai LCD proyektor. Itulah komitmen kami agar tidak ketinggalan dengan di bidang IT. Laptop sekolah dan proyektor kami beli setelah dapat bantuan dana Schollgrant. Kalau yang satunya lagi, laptop pribadi yang dibeli dengan uang kantong sendiri. Yaaah..terkadang kami harus kredit di Bank, tapi nggak apa-apa demi kemajuan diri dan kemajuan anak didik. No problem lah. Tapi idealnya pemerintah harus turut memikirkan bagaimana agar guru di daerah terpencil maju. Misalnya bagi-bagi laptop gratis. Kan enak...!

Saya tinggal dan menginap di Bajayau. Pemerintah berbaik hati membuatkan rumah dinas yang lumayan 'mungil'. Rumah ini juga di atas rawa, jadi kalau siang panas sekali dan kalau malam dingin sekali akibat adanya air di bawah rumah. Gangguan lain adalah nyamuk yang menjadi salah satu 'ikon' daerah terpencil. Kalau malam terkadang terdengar suara gemuruh 'konvoi' nyamuk yang lagi lewat di atas rumah. Saking banyaknya nyamuk ini, saya pernah memakannya. Lho? bukan sengaja sih, tapi pas waktu makan malam mulut terbuka, ada nyamuk masuk. Yaa... sekalian aja tertelan sama makanan. he.he.he.

Akhirnya, kalau dipikir-pikir, susah juga mengajar di 'garis depan'. Banyak memerlukan pengorbanan waktu, tenaga dan biaya. Jauh dari keramaian dunia, jauh dari gegap gempita kemajuan teknologi, terkadang kurang diperhatikan. Tapi kalau melihat anak didik yang masih polos, melihat semangat mereka belajar, melihat tatapan penuh harap dari bocah daerah terpencil, rasanya hati ini ingin selalu datang dan bertugas di sini. Terkadang memang ada tawaran untuk pindah ke kota, tapi saya tolak karena terlanjur 'jatuh cinta' mengajar di daerah terpencil.

Parade Tokoh / Fisikawan Menuju ToE

Parade Tokoh dan Teori Menuju Theory of Everything (ToE) ⚗️ Era Awal – Fondasi Konsep Atom dan Hukum Alam (1600–1800) 1. John Dalton (176...