05 Januari 2009

Sekolah yang tidak memiliki akses internet akan tertinggal. Sekolah akses informasi yang cepat, tepat dan akurat. Guru memerlukan update pengetahuan. Siswa memerlukan banyak bacaan terkini. Kepala sekolah memerlukan sarana komunikasi canggih via email. Jadi internet termasuk kebutuhan primer di sekolah yang ingin maju.

Solusinya? Sekarang ada internet gratis bagi sekolah-sekolah. Namanya Jardiknas. Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas) adalah program pengembangan infrastruktur jaringan online skala nasional (National Wide Area Network) yang dibangun oleh Departemen Pendidikan Nasional (DEPDIKNAS) Pemerintah Republik Indonesia untuk menghubungkan antar institusi dan komunitas pendidikan se-Indonesia. Jardiknas merupakan salah satu program strategis pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk dunia Pendidikan di Indonesia. Melalui infrastruktur jaringan online (Jardiknas) diharapkan dapat mempercepat pengembangan integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi pada program pemerintah sektor pendidikan untuk kemajuan Pendidikan Indonesia saat ini dan di masa depan.

Saat ini terdapat 462 kabupaten/Dinas Pendidikan yang terhubung ke Jardiknas. Sedangkan IP Address publik yang disediakan sebanyak 32.768 IP Publik. Layanan yang bisa digunakan lewat Jardiknas meliputi:
  1. Akses Intranet
  2. Akses OpenIX
  3. Akses Internet
  4. Akses Datacenter (Sidiknas)
  5. Colocation Server
  6. Video Conference
  7. Telepon Intranet
  8. Download
  9. SchoolNet
Bandwidth untuk akses internet ke jalur internasional sebesar 200Mbps. Jalur akses internet ke dunia luar ini melalui tiga saluran backbone:
  1. Singtel
  2. UUNet USA
  3. Malaysia
Sedangkan untuk akses ke konten dalam negeri (OpenIIX) pemerintah menyediakan bandwidth 200Mbps. Situs-situs dalam negeri seperti www.detik.com, www.kapanlagi.com dan sebagainya dapat diakses dengan cepat.

Jardiknas terbagi 4 zona jaringan, meliputi:
  1. JARDIKNAS Kantor Dinas/Insitusi
  2. JARDIKNAS Perguruan Tinggi (INHERENT)
  3. JARDIKNAS Sekolah (SchoolNet)
  4. JARDIKNAS Personal
Khusus untuk Kalimantan Selatan depdiknas telah membangun koneksi dari NOC Surabaya ke Banjarmasin. Media yang digunakan adalah Fiber Optik bawah laut dengan dengan bandwith 8Mbps (E2). Tempat-tempat di Kalsel yang sudah terhubung dengan Jardiknas adalah:
  1. Disdik Prop. Kalimantan Selatan
  2. Disdik Kab. Balangan
  3. Disdik Kab. Banjar
  4. Disdik Kab. Barito Kuala
  5. Disdik Kab. Hulu Sungai Selatan
  6. Disdik Kab. Hulu Sungai Tengah
  7. Disdik Kab. Kotabaru
  8. Disdik Kab. Tabalong
  9. Disdik Kab. Tanah Laut
  10. Disdik Kab. Tapin
  11. Disdik Kota Banjarbaru
  12. Disdik Kota Banjarmasin
  13. Disdik Kab. Hulu Sungai Utara
  14. Disdik Kab. Tanah Bumbu
  15. BTKPPKB KAL-SEL
  16. Balai Bahasa Banjarmasin
  17. LPMP Kalsel
  18. BPKB
  19. Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Selatan
  20. SKB Kota Banjarmasin
  21. SKB Kab. Kotabaru
  22. Politeknik Negeri Banjarmasin
  23. Kopertis XI Kota Banjarmasin
  24. SMKN 1 Tanjung
  25. SMKN 1 Barabai
  26. SMKN 2 Banjarmasin
  27. Universitas Lambung Mangkurat
Lalu, bagaimana caranya agar sekolah dapat ikut menerima koneksi internet lewat Jardiknas. Bagi sekolah yang Disdiknya sudah terhubung ke Jardiknas dapat bergabung di program SchoolNet.

Layanan Schoolnet adalah layanan koneksi ke Jardiknas khusus bagi zona sekolah saja. Hingga saat ini Depdiknas telah bekerjasama dengan PT. Telkom dalam penyediaan infrastruktur koneksi ke sekolah-sekolah menggunakan teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) yang lebih dikenal dengan produk Speedy Telkom.

Namun demikian bagi sekolah-sekolah di wilayah Indonesia yang belum terjangkau infrastruktur Speedy Telkom dapat menggunakan jalur wireless 2.4 Ghz yang dikoordinir oleh Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten masing-masing. Koneksi yang satu ini bisa dibilang gratis. Sekolah cuma menyediakan perangkat radio ditempatnya. Setelah koneksi ke Disdik setempat tinggal memakai internet gratis yang disediakan Depdiknas.

Syarat umum bagi sekolah yang berhak mendapatkan fasilitas koneksi SchoolNet antara lain:
  1. Memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).
  2. Memiliki Laboratorium Komputer dengan jaringan komputer (LAN) minimal 5 PC.
  3. Mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku.
Prosedur SchoolNet basis Wireless
  1. Mendaftar ke Dinas Pendidikan Kota/Kab setempat.
  2. Biaya akses lokal dan perawatan wireless tergantung kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota/Kab setempat.
  3. Menyediakan perangkat wireless, antena dan tower serta kelengkapannya lainnya secara mandiri.
Sekarang tidak ada alasan lagi bagi sekolah untuk tidak mempunyai akses internet. Silakan hubungi Disdik Kabupaten masing-masing. Sekiranya memerlukan pendampingan dari tenaga ahli khusus Jardiknas, untuk Kalsel bisa menghubungi Bapak Ripa'i Sutanto,S.IP email:ripai68@yahoo.com.

Sumber: www.jardiknas.org

20 komentar:

  1. wah info penting pak syam. trims. ini masukan berharga. sekali lagi trims ya

    BalasHapus
  2. Asyik memang ... tetapi di lapangan, kenyataan ... duh susah menulisnya.

    BalasHapus
  3. Apakah memang betul gratis Pak? Apakah Tak ada biaya tambahan ?
    Salut untuk anda. Membaca Postingan anda saya selalu teringat Onno W Purbo...

    BalasHapus
  4. Yang terpenting kontrol admin apabila murid-murid ngenet pak. karena pernah kejadian di sekolah saya dulu. ada anak yang kedapatan buka situs X. berbahaya. mudah-mudahan bisa jadi masukan.

    BalasHapus
  5. internet termasuk kebutuhan primer di sekolah yang ingin maju...
    benar sekali bro..tinggal bagaimana kita memfilter atau memberikan pengarahan kepada siswa agar dapat memanfaatkan internet untuk keperluan yang "sesungguhnya".

    BalasHapus
  6. kemajuan bidang teknologi bagai pedang bermata ganda. disatu sisi miliki unsur positif, disisi lain berunsur negatif.

    internet misalnya, dapat mnjadi sumber ilmu tak terbatas, tapi juga bisa mnjadi sumber kemaksiatan dngan maraknya situs porno yang dapat mudah diakses.

    sayangnya lagi pendidikan sex di Indonesia masih dianggap tabu. alhasil anak muda yang penasaran mncari informasi dari sumber-sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

    dengan adanya internt masuk sekolah ini, diharapkan adanya bimbingan juga dari guru terkait tentang cara mnggunakan internet yang baik.

    nb : murid jangan diminta mncari informasi tentang "anggota DPR" di google. karena bukannya informasi DPR yang kluar tapi mayoritas info skandal mesum DPR.. ixixix.. separah itukah wakil rakyat kita????!!

    BalasHapus
  7. Sekolah yang tidak memiliki akses internet akan tertinggal..
    Ni memang benar Pak Guru... kalo perlu seluruh skul di indonesia mulai dari SD mpe SMA di Fasilitasi jaringan Internet... kalo yg kampus mah rata2 sdah mmpunyai jaringan internet... Smoga Mendiknas bisa baca Komenku ini.. hehehehe..

    BalasHapus
  8. yg saya tidak tau, adakah aturan yg melarang atau mengijinkan jika koneksi Jardiknas ini digunakan dan dibagi ke rumah (personal)? karena saya pernah menemukan kasus ini. tapi jujur saja, saia belum tau aturan tersebut.

    BalasHapus
  9. mantap infonya, pak !

    BalasHapus
  10. luar biasa usaha pian, topmarkotaop

    BalasHapus
  11. semoga IT indonesia khususnya sekolah sekolah bisa berkembang

    BalasHapus
  12. Wah, SMK nya Bapak Ripa'i Sutanto,S.IP (martapura) (email:ripai68@yahoo.com) tidak dimasukkan ke daftar, masa ketuanya gak diberi jardiknas????
    Juga ada yang ketinggalan, yaitu SKB Hulu Sungai Tengah, menggunakan VSAT Jardiknas.
    Itu untuk tambahan ja, karena ada yang protes, kenapa nama pak Ripa'i selaku koordinator ada, tapi smk beliau gak dituliskan.

    BalasHapus
  13. @ipulborneo:
    Data itu aku peroleh di http://jardiknas.diknas.go.id. Kalau ada kesalahan atau data belum terupdate itu murni kesalahan pengelola Jardiknas. Saya hanya sekedar penyampai informasi.

    BalasHapus
  14. wah sayangnya saya sudah lulus ya....
    tapi gpp demi kemajuan anak bangsa internet gratis harus segera diboomingkan neee

    BalasHapus
  15. pak sekolah kami ada internet, tp bulanannya mahal karena ga melalui jaringan telepon kabel, gmana caranya agar dapat bantuan dari dinas pendidikan pusat mengenai biaya bulanannya,.. kirim ke email saya ya pak, harianto7910@yahoo.co.id trims

    BalasHapus
  16. terimakasih pak infonya, nanti saya cek di SD saya dulu udah ada blm internetnya, klu blm mungkin bisa ngajuin ke dinas pendidikan..

    BalasHapus
  17. Makasih infonya, kami dari MTs dan MA Al-Hilal Jakarta Timur mao ikutan pak.... sekarang sudah ada 24 unit komputer dan siap dengan LAN, mohon bantuannya pak.....

    BalasHapus
  18. @schoolnet akhir-akhir ini sangat lambat Tolong bantuannya buat yang bisa mengatasi hal ini. terima kasih.

    BalasHapus
  19. Hello.. I am from 401XD Group :)
    I intend to put ads on your blog.

    trik internet gratis terbaru

    internet gratis android

    Above is my site.

    BalasHapus

Terima kasih atas komentar anda.