01 Desember 2008

Pada suatu hari di bulan Nopember 2008 kami ditawari untuk membangun jaringan wireless yang menghubungkan berbagai dinas dan instansi di kabupaten Hulu Sungai Selatan. Selanjutnya bekerja sama dengan seorang rekan yang memiliki CV kami diminta membuat spesifikasi alat dan penawaran harga. Alhamdulillah, mungkin ini rejeki yang patut disyukuri jadi kami buatkan spesifikasi alat walaupun belum masuk di tender resmi.

Tak disangka tak diduga, ternyata kenyataan berkata lain. Rupanya spesifikasi teknis yang kami buat dimanfaatkan oleh pihak inner cyrcle untuk membuat penawaran (lewat CV lain). Akhirnya terbukti, proyek dimenangkangkan (diambil) pihak lain dengan memanfaatkan spek yang kami buat.

Harap maklum, membuat spesifikasi teknis jaringan wireless di tempat kami merupakan hal yang langka sehingga jarang ada yang bisa. Menurut pengalaman beberapa tahun ini, Pemkab HSS kalau mau membuat jaringan biasanya menghubungi dan memakai tenaga teknis dari pulau Jawa. Bayangkan, untuk tiket dan akomodasi saja udah habis berapa? Belum lagi harga yang mereka tawarkan kadang "gila-gilaan" maklum pejabat kita di daerah kadang tidak tahu pasaran harga. Bagaimana mau negosiasi kalau bentuk barang, spek, dan fungsinya saja tidak tahu dengan pasti. Jadi apa yang ada dan dirasa pantas atau mampu trus di acc deh.

Tapi, kami sabar dan nyantai aja lah. Rejeki kan udah digariskan dan tidak kemana-mana. Ternyata benar! Tidak begitu lama datang orang dari CV yang menang tender wireless tadi. Ujung-ujungnya sang pemilik CV meminta kami yang membeli alat dan memasang jaringan wireless Pemkab tadi. He..he..he..memang mereka nggak bisa. Tahunya cuma pengadaan perangkat saja. Kalau sisi teknologi dan aplikasi mereka tidak berani dan menyerahkan ke pihak lain. Ya..akhirnya kami terima saja walaupun dapat job dari pihak kedua atau udah lewat pihak perantara.

Sekarang lagi nunggu pesanan alat datang. Perencaaan sudah matang karena kami udah lebih satu tahun bergelut di bidang jaringan wireless. Tinggal memasang dan setting. Rencana Pemkab HSS adalah membuat koneksi jaringan wiereless ke seluruh instansi dan kantor di HSS. Memang hal ini perlu didukung. Ya, sudahlah, kami siap membantu dengan segala kemampuan demi kemajuan HSS. Walaupun harus memperoleh job lewat tangan kedua.

8 komentar:

  1. Itulah julak ideris, kalau soal jiplak menjiplak penawaran proyek memang sudah menjadi tradisi di negeri kita ini. dengan tidak menuduh para inner circle atau ring satu proyek, namun rasanya sulit bagi kita untuk tidak berprasangka buruk.

    sabar ja julak, ngarannya rejeki tu kada bukah kemana-mana, mun jar urang betawi; "Rejeki gak ketuker"

    salam sukses lah pak guru.

    BalasHapus
  2. Sampeyan dan teman-teman memnag orang baik, beruntunglah punya Putra Daerah yang sangat paham. Kalau saya tidak sanggup sebaik itu. Tapi, kalau minta tolong, dengan relah. Kalau 'dikerjain', duh lenyuh perasaan. Selamat Pak Syam.

    BalasHapus
  3. dikabupatenku udah satu tahun proyek yg kaya gini, brusan bandwitnya di update lagi, skrg pake 1 GB, cpat banget aksesnya...

    BalasHapus
  4. bro..namaku koq disebut2 sihh..padahal g ikut2an..: Tapi, kami sabar dan "nyantai aja lae"...
    Klo rejeki g kmana, mana tau dapet royalti..(*ngarep).. he..he

    BalasHapus
  5. project pemerintah terkadang aneh y

    BalasHapus
  6. Baru sempat mampir nih!
    Liat-liat dulu....
    Situsnya bagus nih!
    apalagi artikelnya, menarik banget!

    BalasHapus
  7. salam kenal mas... udah ntu aja komeng nya:D

    BalasHapus

Terima kasih atas komentar anda.